Monday, February 22, 2010

Pola Tidur (part 2)



Dulu saya udah pernah mengeluh tentang perubahan pola tidur saya di postingan ntah kapan. Sempat berubah sebentar, tapi sekarang pola yang sama kembali terulang. Yang jadi masalah itu biasanya tidur sore. Belakangan ini saya sering ngantuk di sore hari. Jam jam 4 atau 5 sore, rasa kantuk yang luar biasa menyerang. Diniatin atau ngga, pasti ketiduran juga akhirnya. Nah, kalo tidurnya jam segitu, biasanya bangun jam 7 atau jam 8 malam. Jelas aja malamnya ini mata melek ngga mau tidur. Jam 1 atau 2 dini hari baru bisa tidur lagi, padahal besok paginya kuliah. Bangun kesiangan, di kelas ngantuk, bawaannya males, pulang kuliah sore lanjut tidur lagi, ya begitu aja muter muter terus. Kapan berubahnya?? #halah

Ini ada beberapa mitos tentang tidur yang saya re-post lagi dari postingan waktu itu. Ngga kreatif ya? Hihi . . .

Mitos - mitos tidur oleh Mark Stibich, Ph.D- ahli yang menangani perubahan tingkah laku-menjelaskan fakta-fakta tidur yang baik dan sehat

1. Tidur bukan sekedar istirahat..
Menurut Mark, melalui tidur tubuh juga kita melakukan maintenance rutin, menciptakan ingatan jangka panjang, dan memperbaiki kerusakan-kerusakan. Keesokan harinya tubuh maupun pikiranmu bugar jika tidur 7-9 jam tiap malam. Paling normal sih biasanya tidur 8 jam. Itu phase panjangnya. Tapi saya diberitau temen, katanya tidur ada phase pendeknya juga lho. Bisa cuma 4 jam, 2 jam, atau bahkan cuma 5 menit. Tubuh dilatih untuk mengurangi jatah istirahatnya, tapi selama waktu tidur yang pendek itu tubuh benar-benar off dan otak diprogram untuk tidak bangun sebelum waktunya. Phase ini lah yang diyakini dipakai para ninja supaya tetap bisa siap sedia.

2. It’s ok kurang tidur sejam.
Salah. Faktanya, jika kurang tidur secara kumulatif, maka kendali tubuh menjadi error: mengacaukan hormon-hormon yang memonitor nafsu makan, mood yng berubah-ubah, dan juga menaikkan risiko penyakit kronis. Bagi orang-orang tua, hati hati kalau tidurnya ngga proporsional. Check ke dokter sana. Tubuh udah tua, rentan penyakit, kurang tidur memperbesar resiko terkena penyakit lhoo..

3. Ekstra waktu tidur memulihkan keletihan.
Sebenarnya kita tidak harus menambah waktu tidur malam untuk memulihkan keletihan tadi siang. Jika kamu memang sudah terbiasa tidur 7-9 jam semalam dan tiba-tiba kehilangan beberapa jam dari jatah tidur itu, maka sebaiknya mencari sumber tenaga lain agar tidak letih. Coba dengan berolahraga atau berjemur matahari. Tidur siang cuma buang buang waktu, gabisa menggantikan waktu tidur yang kurang sebelumnya. Kebanyakan tidur siang malah bikin malamnya gabisa tidur. T,T

p.s : tapi beda sikonnya sama anak-anak. Anak-anak justru dianjurkan untuk tidur siang untuk meningkatkan ingatan atau memori pada otak. Nah, menurut penelitian terbaru anak-anak yang tidur siang secara teratur selama 45 menit memori dan kemampuan belajarnya akan meningkat. Jadi, setelah tidur siang otak akan kembali segar dan bisa membuat anak-anak lebih cepat menerima pelajaran yang telah diberikan di sekolah. Selain itu, tidur siang juga membuat anak-anak lebih sehat. Karena, dengan tidur siang anak - anak cukup beristirahat sehingga badan lebih sehat dan tidak mudah terkena penyakit. Jadi, tidur siang tidak hanya berguna agar tubuh anak lebih sehat tetapi juga untuk perkembangan kemampuan memori otak agar lebih cepat menyerap pelajaran dan tidak mudah lupa. (sekarang saya tau kenapa ingatan saya jangka super pendek. Waktu kecil bandel suka bangkang kalo disuruh tidur siang)

yah sebetulnya ada 8 point sih mitos tidurnya, tapi dipersingkat diperpadat diperjelas aja jadi segitu hihi.. cao!!

Sunday, February 7, 2010

Please Support Us !!

Hell-O people!! After hiatus for two weeks, here I'm back again. Do you miss me?? I DO miss you lho hehe..

So, I wanna tell you something guys.

My friends, The Boby Satria's, has submitted a very good video for our submission to a contest which is called ‘Democracy Video Challenge’. This contest is provided by US Government. This year is the second year DVC engaged. The Democracy Video Challenge is an opportunity for the youth to define our vision of what democracy is.

On the first year, DVC has succesfully engaged hundreds of new voices in the democratic process of reform and now brings even more voices to the discussion of ‘Democracy Is…’ including our video.

Boby Satria, as the representative of this team on the contest have submitted our video. Our short term goal is to become the representative of Indonesia as the finalist that choosen by the U.S. Department of State. The U.S Department of State will choose three finalists from each of the six world geographic regions (Western Hemisphere, East Asia Pacific, Europe, Africa, Near East, South & Central Asia). And our long term goal is to become the winner of this contest and also to let people all around the world KNOWS that here, on Indonesia during the last 11 years, Indonesia has steadily progressed towards democratization alongside political decentralization, despite Indonesia is among the last countries in Southeast Asia that embarked into democracy.

This all will not be easy guys. To be honest, this special post is created to make sure that all of you kindly support us. There are so many ways to do that. You can start to view our video on YouTube, and if you have a Youtube account, please leave a comment and rate. We really appreciate it. And then you can start to promote this video. Tell your friends, tell you parents, tell your teachers, especially tell everyone and invite them to watch our video. And don’t forget to tell them to leave a comment and rate. May Allah SWT bless you with success and happiness for doing this for us.

Our video basically talks about our perspective of what democracy is. We represent Democracy as an ICE CREAM. ICE CREAM has multiple meanings. First meaning is an acronym for Independently Choosing Everything and CREAting Mature-decision about it. Then Democracy on our perspective is like the ICE CREAM that you choose and buy, any taste that you get, you still like it. Democracy is ICE CREAM for hope to wait, freedom to choose, and happiness at the end.

So, once again I remind you, please support us for Indonesia!!
For a more detail about our video you can check the link below:
http://www.youtube.com/watch?v=IcPmrJ4zSis
Youtube User Name: TheBobySatria
Video Name: Democracy is...ICE CREAM

Best Regards,
Boby Satria, Erma Wati, Gilang Abdal Basith, Mia Qoryati, Miranty Elidiana, Rudi Haris, Teguh Budianto
Democracy is...ICE CREAM