Friday, October 21, 2011

Tidak Tinggal di Riau

Jovan: "Miss, Jovan gatau jawaban soal ini!"

Me: (melongok melirik kertas soal Jovan) Soal latihan: "Apa penyebab utama kabut asap di Riau?"

Jovan: "Apa Miss? Asap mobil ya? Asap motor ya?"

Me: "Asap kendaraan bermotor juga penyebab kabut asap, tapi penyebab utamanya kalo di Riau kebakaran hutan." (menjelaskan dengan sangat bijak)

Jovan: "Mana ada hutan di Riau???!!" (mendadak emosi) (ditunjukkan dengan adanya serangan tanda tanya dan tanda seru)

Me: "Lho? Ya ada.. Di Riau ini banyak sekali hutan. Kita tinggal di Riau kan? Jovan tinggal di Riau kan? ..." (belum selesai menjelaskan sudah dipotong Jovan)

Jovan: "Tidak! Jovan tinggal di Sudirman. Louis tuh yang tinggal di Riau!!"


Jovan, 7 tahun, kelas 2 SD
Belum belajar provinsi
Menganggap Riau itu hanya nama jalan

Thursday, October 20, 2011

Mami yang Pertama di Dunia

"Miss, aku kan lahir dari Mami, Mami lahir dari Ama, Ama lahir dari mami nya lagi, dari maminya lagi, terus siapa mami yang pertama?" ceplos salah seorang murid ku kemaren sore tiba-tiba. Benar-benar tiba-tiba karena sebelumnya kami sedang belajar Bahasa Inggris, bukan pelajaran Agama ataupun IPA bagian reproduksi yang membahas tentang apapun itu yang berhubungan dengan penciptaan manusia ataupun perkembang-biakan makhluk hidup. Dia datang kepadaku, menyerahkan tugas les nya untuk dikoreksi, dan tiba-tiba saja menanyakan hal itu.

Baiklah, sebaiknya kujelaskan sedikit situasi dan kondisiku di sini. Aku seorang mahasiswa semester 9 yang tidak lagi memiliki kesibukan apa-apa selain menyentuh skripsi dan sebagai pekerjaan sampingan aku mengajar  les tambahan bersama partner-ku Rico. Freelance teacher, you may say. Murid kami 9 orang, 5 perempuan dan 4 laki-laki, semuanya satu sekolah: S D D a r m a Y u d h a, satu grade: kelas 2, tapi berbeda kelas dan daya tangkap. Beberapa pintar, beberapa tidak begitu pintar, beberapa malah terlalu pintar. Kapan-kapan mungkin bisa ku ceritakan, sekarang kita kembali ke cerita "Mami yang pertama di dunia".
The Kids and their Sir Rico
Jadi yang memunculkan pertanyaan "Siapa mami yang pertama di dunia?" ini namanya Wencyl. Ntah apa pemicu pertanyaan ini pun aku tak tau. As I told u before, we was in the middle of lesson, they were doing the assignment given, she was done, and dang! Dia mendatangiku dengan pertanyaan itu. Well, to be honest, pertanyaan itu sebenarnya simpel sekali, tp jika datang dari anak kecil dengan perbedaan pemikiran dan keyakinan? Bingung kan jawabnya?

Wencyl :)

Pertanyaan Wencyl tadi mengundang perhatian teman-temannya. Dua anak lainnya yang sudah selesai ikut nimbrung dan menuntut jawaban atas pertanyaan itu. Aku menatap Rico (si partner), Rico sedang mengecek anak-anak yang lain. Oke, tanpa bantuan, aku mulai memutar otak dan menjawab sebisanya.

Me: Di sekolah sudah belajar agama kan?
Kids: Udah, tapi ga ada belajar ini.

Diam sejenak. Di sekolah anak-anak ini belajar agama Buddha dan tentu saja di agama Buddha tidak ada cerita tentang Adam dan Hawa. Mampus.

Me: Well, kalo di agama Miss (harus disebutkan, serem aja kalo dikira sama orang tuanya anak anaknya dicuci otak kan =_=) ceritanya itu begini. Yang menciptakan dunia ini Tuhan kan. Pertama-tama Tuhan menciptakan bumi...

Presvint: (nyela) Bagaimana dengan planet-planet yang lain?

Me: (=_=") menciptakan galaksi, bumi dan planet-planet lainnya..

Presvint: Jadi yang pertama diciptakan itu galaksi?

Me: (=_____=") IYA. Pertama tama Tuhan menciptakan galaksi beserta planetnya. Lalu setelah itu Tuhan menciptakan daratan dan lautan, hewan dan tumbuhan, lalu manusia.

Wencyl: Hewan dan tumbuhan diciptakan dari apa? Manusia diciptakan dari apa?

Me: (memilih untuk menjawab pertanyaan yg terakhir saja) Manusia itu diciptakan dari tanah. 

Wencyl: Gimana caranya? 

Me: (pengen nangis, I wish I knew T_T) Ya dibentuk kayak manusia, lalu nanti Tuhan meniupkan roh ke dalam nya..

Kids: (manggut-manggut, tp tampang gak percaya) (I felt like telling them bullshit) T_T

Me: (lanjut) Pertama tama Tuhan  menciptakan satu manusia saja, namanya Adam. Tapi karena Adam sendirian, Tuhan kasian lalu meciptakan satu manusia lagi.

Wencyl: Perempuan?

Me: Iya, namanya Hawa. Nah, Adam dan Hawa ini lah sepasang manusia pertama di bumi. Lalu mereka menikah dan punya anak. Kita lah anak-anak mereka yang tersebar di seluruh bumi. Jadi mami pertama di dunia itu ya Hawa. (problem solved)

Kids: (manggut manggut) 

Me: (berharap mereka ga nanya lagi)

Wencyl: Jadi Tuhan nyiptain dunia itu kayak sulap ya?? (mungkin mereka membayangkan dunia itu diciptakan dari kehampaan.)

Me: (pengen nangis)

Rico: (menatap iba lalu berinisiatif memberikan soal Math ke mereka) ( saved by Rico)

Waktu anak anak lagi sibuk ngerjain soal Math, Rico ngomong sambil cengar-cengir. "Agama bumi kan ga ada cerita kek itu Kak." Ya makanya susah banget jelasinnya ke mereka kan.. Eh ternyata pertanyaan gak selesai sampai di sana. Si Wencyl udah selesai   ngerjain Math balik nanya lagi..

W: Miss, kalo kata mami kita kalo jahat, mati, nanti lahirnya jadi binatang.

Reinkarnasi, huh? 

Me: (memilih untuk tidak menjawab dan berpura-pura fokus ngoreksi)

W: (masih mbawel) Miss, sapi itu kalo melahirkan gak ada air susunya dong?

Me: (gagal menahan diri untuk berpura-pura fokus) Lho? Kenapa? 

W: Iya, kalo anaknya keluar dari puting susu gimana dia mau ngeluarin susu?

Me & Rico : (ketawa cekikikan) Siapa bilang sapi melahirkan dari puting susu? :))))

W: Terus dari mana dong?

Bingung. Should I mention that V thing?

Me: Ya dari sini. (nunjuk gambar bokong yang ada di handout mereka)

W: Oh, jadi sapi punya pantat juga ya..

Dan cerita hari itu pun berakhir dengan kesimpulan: Sapi itu punya pantat. The end.

Tuesday, October 18, 2011

Intermezzo

Lagi di perpus sama Kenny dan Si Mbok. Judulnya sih mau ngerjain proposal yang habis dicoret dan cross-checked sama bapak pembimbing yang bak hati. Kata Kenny sih, "Biar berasa atmosfernya." Apaan.. Di sini malah bikin gak konsen (SIAPA YANG AJAK KAMU HAH HAH??" terdengar suara Kenny di kejauhan). Makanya malah nge-blog begini sementara mereka serius sama skripsinya. Semoga mereka diberi kemudahan.. Amin..
Saya? Nanti kerjain di rumah saja..

11.59 am
Perpustakaan Universitas Riau

Tuesday, October 11, 2011

Wisata Kuliner: Bakmi Gila dan Iga Bakar Jogja

1. Bakmi Gila (Foodcourt) : jalan Gatot Subroto depan Siomai Unyil
Harga: seporsi bakmi gila: Rp. 16,500- | yogurt Rp. 12,000- | teh es: Rp. 4,000 (u'll need more than just a glass!) (masih banyak menu lain, tapi ini yang saya coba kemaren)

WARNING!! Bagi yang perutnya nggak kuat atau bibirnya sensitif, makanan ini tidak direkomendasikan. Siapkan mental sebelum mencobanya. Pedesnya kebangetan! Maicih level 10 berasa kayak keripik cabe tanpa cabe. #halah
Tapi bagi para pecinta pedas, bersiaplah dengan tantangan ini: HABISKAN HINGGA TITIK KUAH PENGHABISAN! Yeah~

pesanan saya berlatar belakang Boby
saat ini belum pesan teh es dan air putih hangat, belum merasa perlu


Bakmi Gila tampak sangat dekat
kuahnya kaya warna sekali bukan? warna merah
katanya diracik dari 16 bumbu rahasia lho
trust me, this needs a really BIG effort!!

2. Iga Bakar Jogja : jalan A. Yani (depan Ayam Tulang Lunak Hayam Wuruk)
Harga: nasi: Rp.5,500- | Iga bakar berkisar antara IDR 29-31 tergantung topingnya #halah (really  recommended iga bakar madu Rp. 30,500- dan iga bakar blackpepper Rp. 31,500- |  honey squash : Rp. 12,000-

WARNING!!!  Awas ketagihan!! Empuk dagingnya bisa bikin sakau! Bumbunya juga enak banget, resap ke daging. Suddenly, this becomes my favorite food lah pokoknya. :)))

pesanan saya berlatar belakang Kenny

seporsi iga bakar madu dan blackpepper
both super yum!


itadakimasu!!

P.s: Menu dan harga yang tertera di sini adalah berdasarkan pengalaman pribadi penulis. Tidak ada sangkut pautnya dengan pihak manapun. #halah

Beli Sendiri Juga

si Andie sok banget mentang-mentang baru jadi mahasiswa, SOK SIBUK, jarang nongol di peredaran, SMS kagak, chat kagak ape kagak, padahal utang traktirannya udah beranak pinak, awas lu ye!

Gue aja yang udah mau pensiun jadi mahasiswa (amin, bab III gue udah kelar woi! besok mau konsul!!) santai-santai aja.. Mana songong banget abis beli modem baru beli sendiri. Gue dong, printer baru. Beli sendiri juga, pake gaji sendiri! Muahaha.. Setelah printer lama sudah meringkik ganas tanda tak mampu lagi menjalankan kewajibannya di dunia ini, akhirnya dia gue pensiunin. Dan tadaaaa,, inilah printer baru gue yang baru berumur 7 hari ini.. Canon iP2770 !! Ini yang paling murah di Infokom, makanya ini yang gue beli. #Gubrak

printer baru

BOROS


Setelah tiga hari berturut-turut belanja-belinji dengan tidak tau dirinya beli buku disana-sini (tiga hari berturut nemu buku murah di Giant, toko buku Palapa Jaya dan Trimedia sih)*membela diri*) akhirnya sekarang saya bangkrut. Gak ada cerita beli buku lagi sampe akhir bulan ini. Jajan pas-pasan buat makan siang dan bensin. Enyaaaakk!! Help meh!!! >,<

Daftar buku yang saya beli adalah:
1. The Village Bride of Beverly Hills ; ini satu-satunya buku yang selesai saya baca di antara setumpuk buku yang tidak tahu diri itu!! Yang lain belum sempat bacah. Gueh, sibux!
2. The Lost Symbol nya Dan Brown. Belum (berkeinginan) baca. Gak tau kenapa kemaren ngotot banget pengen beli. =__="
3. Komik Detective Conan nomer 12, 24, 26, dan 36 buat melengkapi koleksi yang bolong. 
4. Harry Potter and The Deathly Hallows yang English version!! Woohooo udah lama banget pengen beli ini akhirnya kesampean juga.. Terima kasih ya Allah.... *berurai air mata* *cium ciumin bukunya* Tapi teteup, belum dibaca =__="
5. Selain itu saya juga membeli Pocket Dict Jepang - Indonesia dan Basic Conversation nya. I'll have my first class in Tomodachi this Saturday, it would be a lot of fun! :D 


tumpukan buku yang belum dibaca (._.)